Wall Street Ditutup Merah: Dow Alami Kerugian 2 Hari Beruntun | PT Kontak Perkasa Futures
Kontak Perkasa Futures

Wall Street Ditutup Merah: Dow Alami Kerugian 2 Hari Beruntun | PT Kontak Perkasa Futures


Kontak perkasa – Wall Street ditutup melemah pada hari Selasa, dengan investor mempertimbangkan prospek kenaikan suku bunga bulan Maret sementara saham-saham sektor kesehatan jatuh setelah peringatan dari Presiden Donald Trump.

Saham-saham sektor kesehatan, memulai sesi di level bawah, setelah Presiden Donald Trump mengaku pada hari Selasa bahwa ia akan membawa harga obat “turun”.

{{% Twitter% https: //twitter.com/realDonaldTrump/status/839110000870109184%twitter%}}

Tweet Trump mendukung pernyataan sebelumnya pada bulan Januari, ketika ia mengklaim bahwa perusahaan farmasi “semakin mendekati pembunuhan” dalam apa yang mereka bebankan kepada pemerintah dalam obat.

Merck & Company Inc (NYSE:MRK), Pfizer Inc (NYSE:PFE) serta beberapa saham farmasi rumah tangga Eropa merosot lebih rendah.

Sementara itu, data ekonomi berdampak kecil terhadap ekuitas AS, setelah data menunjukkan defisit perdagangan AS tumbuh pada bulan Januari ke level terbesar bulanan selama hampir lima tahun.

Departemen Perdagangan mengatakan Selasa, gap perdagangan melebar sebesar 9,6% menjadi $48,5 miliar pada bulan Januari, level tertinggi Maret 2012, dan sejalan dengan perkiraan ekonom.

Dow Jones Industrial Average ditutup 0,15% lebih rendah pada 20.922. S&P 500 tumpah 0,29% dan Nasdaq Composite kehilangan 0,26% menjadi ditutup pada 5833. Ini adalah pertama kalinya sejak 2 Januari, Dow dan S&P ditutup lebih rendah untuk sesi kedua berturut-turut.

Dalam berita pendapatan perusahaan, Dick Sporting Goods Inc (NYSE:DKS) merosot lebih dari 9% meskipun catatkan laba yang memuaskan di kuartal keempat, setelah pengecer tersebut mengeluarkan perkiraan tahun 2017 yang buruk.

Top gainer S&P 500 termasuk Humana Inc (NYSE:HUM) naik 2,4%, dan Viacom B Inc (NASDAQ:VIAB) naik 1,8%, sementara Albemarle Corporation (NYSE:ALB) bertambah 1,6%.

Frontier Communications Corporation (NASDAQ:FTR) turun 5,1%, Southwestern Energy Company (NYSE:SWN) turun 4,2% dan Express Scripts Holding Co (NASDAQ:ESRX) merosot 3,8%, berada di antara pemain terburuk S&P 500 selama sesi tersebut. (sumber: investing.com)
Kontak perkasa

 

No Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>