PT KONTAK PERKASA | Prospek Mingguan Minyak Mentah Berjangka 26 - 30 September
PT Kontak Perkasa Futures

PT KONTAK PERKASA | Prospek Mingguan Minyak Mentah Berjangka 26 – 30 September


Kontak perkasa – Harga minyak jatuh tajam pada hari Jumat, kupas keuntungan mingguan, akibat sentimen terpukul di tengah kekhawatiran bahwa pertemuan mendatang antar produsen minyak utama mungkin tidak menghasilkan tindakan dalam mengurangi banjirnya pasokan global.

Di Bursa Berjangka ICE London, minyak Brent untuk pengiriman November merosot $1,76, atau 3,69%, pada hari Jumat untuk menetap di $45,89 per barel pada penutupan perdagangan.

Kontrak tersebut reli ke $48,26 sebelumnya, tertinggi sejak 12 September setelah Arab Saudi dilaporkan setuju untuk memangkas produksinya jika Iran juga membatasi produksinya.

Tapi harga segera berbalik setelah laporan lain yang mengutip seorang pejabat Saudi tidak disebutkan namanya memperingatkan untuk tidak mengharapkan sebuah kesepakatan dan bahwa pertemuan itu akan lebih berupa kesempatan berkonsultasi daripada mencapai kesepakatan formal.

Meskipun derita kerugian Jumat kemarin, Brent berjangka London diperdagangkan raup keuntungan mingguan sebesar 12 sen, atau 0,26%.

Anggota OPEC, yang dipimpin oleh Arab Saudi dan eksportir besar minyak mentah lainnya di Timur Tengah, seperti Iran dan Irak, akan bertemu produsen non-OPEC Rusia pada hari terakhir Forum Energi Internasional, yang akan diadakan di Aljazair Senin hingga Rabu.

Menurut para ahli pasar, kemungkinan bahwa pertemuan itu akan menghasilkan tindakan apapun untuk mengurangi banjir global hanya akan minimal. Sebaliknya, kebanyakan percaya bahwa produsen minyak akan terus memantau pasar dan mungkin menunda pembicaraan pembekuan dalam pertemuan resmi OPEC di Wina pada 30 November.

Sebuah usaha bersama-sama mempertahankan tingkat produksi di awal tahun ini telah gagal setelah Arab Saudi mundur atas penolakan Iran untuk mengambil bagian dari inisiatif, menggarisbawahi kesulitan dalam persaingan politik untuk menggabungkan konsensus antar kedua negara.

Di tempat lain, di Bursa Perdagangan New York, minyak mentah untuk pengiriman November anjlok $1,84, atau 3,97%, menjadi berakhir pada $44,48 per barel.

Pelaku pasar terus fokus dalam prospek pengeboran AS, di tengah indikasi pemulihan kegiatan pengeboran baru-baru ini. Penyedia jasa ladang minyak Baker Hughes mengatakan Jumat malam bahwa jumlah pengeboran minyak AS di pekan lalu naik 2 menjadi 418, menandai peningkatan 12 kalinya dalam 13 minggu.

Di minggu lalu, minyak berjangka New York diperdagangkan masih naik $1,45, atau 3,25%, setelah pasokan minyak mentah AS jatuh dalam minggu ketiga berturut-turut, meningkatkan prospek permintaan konsumen minyak terbesar di dunia itu.

Menurut Badan Administrasi Informasi Energi AS, persediaan minyak mentah turun 6,2 juta barel pekan lalu menjadi 504,6 juta, mengejutkan analis pasar yang mengharapkan peningkatan 3,35 juta barel.

Dalam seminggu ke depan, pedagang minyak akan menunggu hasil perundingan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak pada hari Rabu untuk melihat apakah sebuah kesepakatan dapat dicapai dalam pembatasan produksi.

Pelaku pasar juga akan fokus terhadap data persediaan AS di hari Selasa dan Rabu mengenai sinyal permintaan dan penawaran baru.

Menjelang minggu ini dimulai, Investing.com telah menyusun daftar ini dan peristiwa signifikan lainnya yang cenderung mempengaruhi pasar.

Selasa, 27 September

Kelompok industri American Petroleum Institute akan mempublikasikan laporan mingguan persediaan minyak AS.

Rabu, 28 September

Produsen minyak global dijadwalkan mengadakan pertemuan informal di sela-sela sebuah konferensi energi di Aljazair untuk membahas pemangkasan potensial kuota produksi.

Badan Administrasi Informasi Energi AS akan merilis data mingguan stok minyak dan bensin.

Jumat, 30 September

Baker Hughes akan merilis data mingguan jumlah pengeboran minyak AS.

Sumber:investing.com

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>