PT KONTAK PERKASA | Minyak Mentah Sedikit Melemah meski Stok API Jatuh Tajam


Kontak perkasa – Harga minyak mentah dikutip agak lemah di sesi Asia pada hari Rabu meskipun penurunan kuat stok minyak mentah yang dilansir industri.

Di Bursa Perdagangan New York, minyak mentah berjangka untuk bulan November dikutip turun 0,03% sebelum pembukaan.

American Petroleum Institute melaporkan hasil penurunan sebesar 7,6 juta barel dalam stok minyak mentah di pekan lalu, jauh di atas peningkatan sekitar 1,5 juta yang diharapkan, menandai pelemahan minggu ketiga berturut-turut dengan hanya satu peningkatan sejak akhir Agustus. Persediaan bensin naik 2,9 juta barel sedangkan olahan turun 1,3 juta dan stok di Cushing turun 0,4 juta barel.

Pada hari Rabu, AS Departemen Energi akan melaporkan angka untuk produk saham kasar dan halus pekan lalu.

Semalam, minyak berjangka AS turun lebih rendah pada Selasa, dibebani oleh dolar AS yang lebih kuat tetapi komoditas tetap terdukung setelah terjadi kesepakatan pembekuan produksi minyak yang diumumkan di pekan lalu oleh OPEC terus meningkatkan kepercayaan investor.

Di Bursa Berjangka ICE London, kontrak Brent November turun 0,39% ke $50,69 per barel, masih dekat dengan level tertinggi satu setengah bulan di $51,14 per barel disentuh pada hari Senin.

Meskipun awalnya skeptis, para pedagang global tampaknya optimis setelah Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak mengatakan pekan lalu bahwa mereka akan memangkas produksi ke antara 32,5 juta barel per hari (bph) dan 33,0 juta barel per hari dari sekitar 33,5 juta barel per hari.

Hal tersebut merupakan kesepakatan pertama sejak tahun 2008. Rincian lebih lanjut akan diselesaikan pada pertemuan kebijakan OPEC berikutnya pada bulan November.

Namun dolar AS menguat secara luas akibat data aktivitas manufaktur dan sentimen konsumen yang optimis mendorong optimisme atas kekuatan ekonomi dan mendukung kasus kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve sebelum akhir tahun.

Harga minyak biasanya melemah ketika mata uang AS menguat akibat komoditas yang dihargakan dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. (source: investing.com)

 

No Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>