PT Kontak Perkasa | Hari pertama trading 2017, Wall Street sumringah


Kontak – Pada transaksi hari pertama 2017, pasar saham Amerika Serikat ditutup sumringah. Mengutip data CNBC, pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup dengan kenaikan 0,6% atau 119,16 menjadi 19.881,76. Saham Nike menjadi saham dengan kenaikan tertinggi. Sedangkan saham McDonald’s merupakan saham dengan penurunan terbesar.

Sementara, indeks S&P 500 berhasil naik 0,85% atau 19 poin menjadi 2.257,83. Sektor teknologi berhasil mengungguli kenaikan di antara sepuluh sektor lain. Satu-satunya sektor yang tertekan adalah sektor utility.

Adapun indeks Nasdaq composite berhasil naik 45 poin atau 0,37% menjadi 5.429,08.

Dalam setiap tiga saham yang naik, terdapat satu saham yang turun di New York Stock Exchange. Volume transaksi perdagangan semalam melibatkan 972,23 juta saham dengan volume transaksi gabungan mencapai 3,684 miliar saat penutupan.

Analis menilai, salah satu sentimen yang mendorong market adalah kenaikan harga minyak dunia. “Pada saat minyak mulai turun dan dollar naik, itulah saat di mana Anda melihat pasar saham turun. Saya rasa, dalam jangka pendek, pelaku pasar berekspektasi market akan memberikan sesuatu lagi. Faktanya saat ini adalah market tidak lagi murah. Valuasi market kita berada di level yang sangat tinggi,” urai Robert Pavlik, chief market strategist Boston Private Wealth.

Sekadar informasi, harga minyak dunia kemarin menyentuh posisi tertingginya dalam 18 bulan terakhir. Sentimen pendorongnya, ada harapan, kesepakatan antara OPEC dan negara non-OPEC dalam pemangkasan produksi akan memangkas suplai minyak yang berlebihan di market.

Kemarin, harga minyak sempat naik 2% lebih. Kendati demikian, di akhir sesi, harga minyak ditutup turun 2,6% menjadi US$ 52,33 per barel. Penyebabnya, ada kekhawatiran bahwa Libya akan menaikkan produksi minyak mereka.

PT Kontak Perkasa