PT Kontak Perkasa Futures | Miss Universe Filipina Target ISIS


PT KONTAK PERKASA FUTURES – Beberapa waktu lalu kelompok militan ISIS menyatakan berdirinya kekhalifan mereka di Filipina.

Diduga salah satu militan yg ikut deklarasi tersebut adalah seorang warga negara Indonesia (WNI). Melalui selnya di Filipina, ISIS menyerukan perang di Asia Tenggara.

miss filipina pt kontak perkasa futures

PT Kontak Perkasa Futures – Dilansir Fox News, kini sel ISIS di Filipina merilis sebuah video ancaman serangan teror selama penyelenggaraan kontes kecantikan Miss Universe.

Negeri Lumbung Padi ini dijadwalkan menjadi tuan rumah ajang pencarian perempuan tercantik sejagad itu pada Januari 2017.

Kelompok Intelijen Independen, SITE Intel Group menyatakan bahwa ISIS di Filipina mengunggah video cara pembuatan sabuk peledak & menyerukan pembuatan bom untuk Miss Universe.

Video tersebut berisikan ajakan kepada siapapun yg ingin menjadi martir & bisa melakukan serangan, hendaknya melakukan serangan teror di ajang itu.

Kendati keaslian video tersebut masih belum dapat dipastikan, ancaman dari ISIS akhir-akhir ini tidak boleh disepelekan. Pasalnya jumlah ancaman kian meningkat di Filipina.

Selain itu, kelompok Abu Sayyaf dari Filipina juga menyatakan kesetiaan kepada kelompok militan di Irak & Suriah tersebut.

Abu Sayyaf selama ini terkenal dgn aksi penyanderaannya, terutama kepada puluhan WNI di Laut Sulu.

Kontes Miss Universe ini dijadwalkan pada bulan Januari 2017 di Filipina. Sebelumnya di negara yg sama, kontes ini pernah diadakan terakhir pada tahun 1994.

Kontes, yg menyatukan perempuan dari seluruh dunia ini didirikan pada tahun 1952 oleh Pacific Knitting Mills, sebuah perusahaan pakaian yg berbasis di California.

Baru-baru ini, Donald Trump membeli seluruh saham dari Miss Universe Organization dari NBC pada bulan September 2015.

BACA JUGA : TIDAK ADA PALESTINA DI GOOGLE MAPS

Tiga hari setelahnya, dia menjual seluruh sahamnya kepada William Morris.

Sebelumnya pada Bulan September 2015, banyak laporan masuk dari penyelenggara kontes kecantikan di Irak.

Mereka mendapat protes dari para pemuka agama & pemimpin suku konservatif yg menyebut kontes semacam ini tidak Islami & mengancam moral masyarakat.

Setidaknya sudah ada dua kontestan yg mengundurkan diri setelah mendapat ancaman pembunuhan.

Penyelenggara pun juga membatalkan seksi baju renang dalam kompetisi itu & menunda penayangan acara final di televisi untuk menangkis kritik.

Ratu kecantikan pertama yg mendapat mahkota Miss Irak adalah Shaymaa Qasim Abdelrahman.

Dia mengaku mendapat ancaman telepon bahwa dia akan diculik jika menolak bergabung dgn ISIS.

Shaymaa menerima ancaman tersebut usai memenangi kontes kecantikan yg digelar di negara tersebut.

Kendati demikian, perempuan berusia 20 tahun asal Kirkuk itu mengaku tidak tertekan oleh ancaman tersebut & tidak menghentikan langkahnya untuk melaju dalam ajang Ratu Kecantikan tersebut.

(Prz – PT Kontak Perkasa Futures)

No Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>