PT Kontak Perkasa Futures | Indonesia Raya Berkumandang di Rio


PT KONTAK PERKASA FUTURES – Sudah cukup lama lagu Indonesia Raya tak berkumandang di ajang Olimpiade.

Terakhir kali lagu kebangsaan Indonesia itu didengungkan di Olimpiade adalah ketika Markis Kido/Hendra Setiawan menaklukkan Fu Haifeng/Cai Yun (China) pada Olimpiade 2008 Beijing.

Sukses Markis/Hendra saat itu mempersembahkan medali emas bagi kontingen Indonesia.

Itu adalah satu-satunya emas yg diraih Indonesia di Olimpiade 2008.

Dan, sukses itu juga meneruskan tradisi emas Indonesia sejak Olimpiade 1992 Barcelona.

Sayang, kontingen Indonesia gagal melanjutkan tradisi itu pada Olimpiade 2012 London.

Satu-satunya yg bisa dibanggakan Indonesia adalah satu medali perak & satu perunggu yg disumbangkan angkat besi.

Sementara bulu tangkis yg selalu meraih emas sejak 1992 justru tak mampu menyumbangkan medali.

Untungnya, tradisi itu kembali berlanjut ketika Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menjadi salah satu kontingen Indonesia yg berjuang di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro.

Di tengah gugurnya para wakil Indonesia di cabang bulu tangkis, Tontowi/Liliyana mampu melaju mulus sejak awal.

Perlawanan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying di Riocentro, Rio de Janeiro, (Rabu (17/8/2016), mampu diatasi dengan mudah.

Kemenangan dua set langsung diamankan Tontowi/Liliyana dengan skor 21-14, 21-12.

tontowi liliyana pt kontak perkasa futures

PT Kontak Perkasa Futures – Berkat sukses mereka (Tontowi / Liliyana ), lagu Indonesia Raya pun kembali berkumandang di Olimpiade.

Perasaan luar biasa pun langsung diperlihatkan keduanya seusai memastikan kemenangan.

Dengan antusias pula mereka datang ke podium untuk menerima pengalungan medali.

Sebelum itu, Tontowi/Liliyana lebih dulu menyapa penonton yg hadir untuk mendukungnya.

Ketika Indonesia Raya dikumandangkan, keduanya memberikan sikap hormat sambil menyanyikannya dengan lantang.

Mata Tontowi terlihat berkaca-kaca seusai bendera Merah Putih berkibar.

Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, merebut medali emas di Olimpiade Rio 2016 usai mengalahkan pasangan Malaysia, dua set langsung, 21-14 & 21-12 di final.

Kemenangan ini sekaligus menjadi kado spesial bagi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Indonesia yg bertepatan pada 17 Agustus.

Ini menjadi medali emas Olimpiade pertama sepanjang karier Tontowi/Liliyana.

Artinya dalam perayaan HUT RI ke-71 ini, bendera Merah Putih berkibar di Rio de Janeiro, Brasil.

Bukan hanya itu, lagu Indonesia Raya juga akhirnya berkumandang di Olimpiade Rio 2016.

Dengan torehan emas dari Tontowi/Liliyana, koleksi medali Indonesia di Olimpiade 2016 jelas bertambah.

Indonesia kini mengoleksi satu medali emas & dua medali perak.

Namun, bagi Indonesia, ini menjadi medali emas ketujuh di ajang Olimpiade.

Tradisi emas Indonesia sempat terputus pada Olimpiade 2012, padahal sebelumnya Merah Putih selalu berkibar sejak Olimpiade 1992 hingga Olimpiade 2008.

Dalam pertandingan yg berlangsung di Riocentro, Rio de Janeiro, Brasil, Tontowi/Liliyana tampil dominan atas Peng Soon/Liu Ying.

Dari set pertama mampu unggul jauh atas ganda campuran peringkat ke-11 dunia tersebut.

(Prz – PT Kontak Perkasa Futures)