China:40 Negara Dukung Klaimnya


Laut China Selatan pt kontak perkasa futuresPT KONTAK PERKASA FUTURES – Kementerian Luar Negeri China menyatakan dukungan negara2x di dunia terhadap klaimnya di Laut China Selatan setiap hari makin meningkat. China mengaku sudah lebih dari 40 negara yg mengakui klaimnya yg hampir 90 persen di perairan yg diduga kaya minyak itu.

Juru bicara Kemlu China Hua Chunying menyatakan bahwa berbagai laporan publik menunjukkan setidaknya 47 negara telah menawarkan dukungan terhadap klaim China. Chunying menambahkan bahwa jumlah negara yg mendukung bisa saja lebih, karena sejumlah laporan dukungan tidak dipublikasikan.

“Jumlah mereka yg mendukung China naik dari hari ke hari, jadi saya tidak punya cara untuk memberikan Anda jumlah yg tepat,” katanya pada konferensi pers harian China, Kamis (23/6), dikutip dari Reuters.

Chunying menyebut hingga saat ini hanya delapan dari 40 negara yg mempublikasikan dukungannya terhadap China, termasuk Zimbabwe & Sri Lanka. Ia juga menilai bahwa jumlah dukungan sebenarnya bukanlah hal yg paling penting.

“Selama Anda memiliki posisi yg obyektif & tidak memihak, selama Anda memahami poin utama dari sejarah Laut China Selatan & esensi dari apa yg disebut ‘kasus arbitrase’, [maka] negara, organisasi atau individu yg tidak bias akan tanpa ragu mendukung posisi China,” ujarnya.

Pusat Studi Strategis & Internasional Washington mengungkapkan Niger & Afghanistan termasuk dari delapan negara yg sudah mempublikasikan dukungannya kepada China.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Pernyataan ini dilontarkan Chunying untuk menepis keraguan soal jumlah negara yg telah menawarkan dukungan kepada Negeri Tirai Bambu itu dlm menghadapi tuntutan hukum yg diajukan Filipina ke Pengadilan Arbitrase Tetap di Den Haag untuk melemahkan klaim China di bawah Konvensi PBB tentang Hukum Laut, UNCLOS. Keputusan pengadilan diperkirakan akan diumumkan beberapa pekan mendatang.

China mengklaim hampir 90 persen wilayah Laut China Selatan yg memiliki nilai perdagangan mencapai US$5 triliun per tahun, atau sepertiga dari total perdagangan global. Klaim Chin ditandai dgn sembilan garis putus2x, atau nine-dashed line, meliputi ratusan pulau, terumbu karang & wilayah perairan yg tumpang tindih dgn Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan & Vietnam.

Nine-dashed line China juga meliputi perairan Natuna yg selama ini merupakan teritori Indonesia.

China menolak mengakui kasus & otoritas pengadilan arbitrase itu, & menegaskan bahwa seluruh perselisihan harus diselesaikan melalui perundingan bilateral.

Pada Rabu (22/6), seorang pejabat senior AS menyuarakan ketidakyakinan terhadap jumlah negara yg mendukung klaim China di LCS & menduga bisa saja terdapat sejumlah kesempakatan tertentu antar China & negara yg mendukungnya.

Para pakar & pejabat memperkirakan keputusan pengadilan arbitrase akan menolak sebagian besar klaim Beijing di Laut China Selatan. (Prz – PT Kontak Perkasa Futures)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>