Pikachu Bukan Pokemon Paling Populer!


PT KONTAK PERKASA FUTURES – Di antara deretan pokemon dalam permainan Pokemon Go, Pikachu adalah salah satu karakter yg paling diburu.

Namun, jangan salah, dia ternyata bukan yang paling populer, setidaknya dari sejumlah survei di beberapa negara.

pokemon go pikachu pt kontak perkasa futures

PT Kontak Perkasa Futures – Pikachu digambarkan bertubuh mungil & berwarna kuning terang. Telinga memanjang ke atas mirip kelinci, pipi kemerahan, ditambah mata bulat hitam.

Suara imut ?pika pika? yg sering keluar dari mulut Pikachu turut menambah kesan lucu.

Tak hanya menggemaskan, Pikachu juga cukup tangguh. Bentuk ekor yg menyerupai listrik laiknya tongkat Zeus bukan sekadar aksesori.

Dia mampu menyerang lawan dengan kilatan listrik yg keluar dari tubuhnya.

Dalam serial anime atau movie Pokemon, Pikachu memang jadi salah satu karakter utama bersama sang trainer Ash Ketchum. Karakter ini pun lumayan licin, sulit ditangkap, dan terkenal langka.

Survei membuktikan

Namun, sekali lagi, Pikachu ternyata bukan pokemon yg paling populer. Terbaru, jajak pendapat lewat aplikasi Wishbone menegaskannya.

Seperti dikutip huffingtonpost.com pada Kamis (21/7/2016), aplikasi tersebut melakukan polling terhadap 100.000 warga Amerika Serikat, salah satu negara di mana Pokemon Go bisa diakses secara resmi?berusia 12 sampai 25 tahun.

Jajak pendapat ini mengadu kepopuleran 10 karakter pokemon. Setiap pokemon diadu head to head dengan Pikachu.

Kandidat pokemon pertama adalah Clefairy. Karakter berbentuk bulat merah muda ini biasa keluar secara berkelompok setiap malam, terutama pada saat bulan purnama. Mereka istirahat pada siang hari, tidur saling berhadap-hadapan.

Sayang, kelucuan Clefairy masih kalah dibanding Pikachu. Dia hanya mampu menggaet 24 persen penggemar Pokemon.

Lalu, Chansey dan Horsea pun belum mampu mengungguli Pikachu. Si bulat berwarna merah & mempunyai telinga menyerupai sayap, Chansey, hanya dipilih oleh 28 persen pemain Pokemon Go.

Adapun Horsea, pokemon dengan bentuk kuda laut berwarna biru, mendapatkan dukungan yg sama dengan Chansey.

Berikutnya adalah Charmander. Pokemon yg bisa mengembuskan api dari mulutnya ini mendapatkan suara 2 persen lebih tinggi dari Chansey & Horsea, tapi jelas masih kalah dari kepopuleran Pikachu.

Popularitas Poliwag & Squirtle, Pokemon yg jago di medan air juga masih tak kuasa membendung kepopuleran Pikachu. Poliwag hanya mendapat 34 persen suara, sedangkan Squirtle 38 persen.

Persaingan makin keras ketika aduan sampai pada Wigglytuff, Pokemon pink bermata bulat besar dengan jambul di kening ini hampir mampu menyaingi Pikachu. Perbedaan suara antara kedua pokemon bertelinga panjang ini hanya 12 persen.

Nah, tiga pokemon berikut ini yang ternyata bisa mengalahkan popularitas Pikachu ketika diadu. Yg pertama adalah Vulpix.

Pokemon yang mirip rubah berekor panjang keriting bertubuh cokelat tersebut meraih dukungan suara 51 persen.

Berikutnya adalah Jigglypuff, bentuk ?bayi? dari Wigglytuff. Si bayi berbentuk bola merah muda ini tak hanya lebih populer ketimbang Pikachu tetapi juga melebihi versi seniornya, dengan dukungan 54 persen.

Terakhir, pokemon yg memukul telak kepopuleran Pikachu adalah Eevee.

Karakter ini memiliki badan mungil & bentuknya seperti perpaduan antara anak anjing & rubah. Mata Eevee cokelat lonjong & lehernya ditutupi bulu tebal.

Kemampuan Pikachu memang masih mengungguli Eve, tetapi kelucuan Eevee merebut hati 59 persen responden.

Sebelumnya, jajak pendapat lain yg mendapati Pikachu bukan pokemon paling populer adalah Pokemon General Election 720. Acara ini dilakukan pada medio April 2016 hingga awal Mei 2016.

Di survei ini, Pikachu hanya ada di peringkat empat, kalah populer dibandingkan Greninja atau Gekkouga, Arceus, & Mew.

(Prz – PT Kontak Perkasa Futures)

No Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>