Pelanggar Sistem Ganjil-Genap Hari Pertama 30%


PT KONTAK PERKASA FUTURES – Masih banyak pengguna kendaraan pribadi yg melanggar pada hari pertama? sistem ganjil diujicobakan hari ini.

Beberapa pelanggar dinilai sengaja melewati jalur utama meski tahu salah. Pelanggaran dilakukan karena belum penerapan sanksi.

ganjil genap pelanggar pt kontak perkasa futures

PT Kontak Perkasa Futures – “Mereka tahu, tapi dianggap sepele karena belum ada sanksi tegas,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah di Jakarta.

Sesuai dengan tanggal hari ini, kendaraan yg boleh melintas di Jalan Sisingamangaraja, Jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin & sebagian Jalan Gatot Subroto adalah kendaraan bernomor pelat ganjil.

Sementara kendaraan yg nomor akhir pelatnya genap dilarang melintas.

Dari pantauan petugas, sejauh ini uji coba berjalan lancar. “Kebanyakan yg melintas ganjil,” kata Andri.

Namun jumlah kendaraan berpelat nomor genap masih cukup banyak yakni sekitar 30 persen.

Hari ini uji coba sistem ganjil-genap diberlakukan. Dinas Perhubungan bersama kepolisian mengawasi kendaraan di sembilan titik yakni di Bundaran Patung Kuda (2 titik), Bundaran Bank Indonesia (2 titik), Sarinah (2 titik), Bundaran Hotel Indonesia (2 titik), Jalan Imam Bonjol (1 titik), Bundaran Senayan (2 titik), Lampu Merah Kejaksaan Agung (2 titik), Simpang Kuningan, (1 titik) & Mampang (1 titik).

Saat uji coba yg berlangsung sejak 27 Juli hingga 26 Agustus, petugas hanya akan memberikan teguran lisan & tertulis, namun mulai tanggal 30 agustus sejak sistem ganjil-genap resmi diberlakukan, maka akan ada penegakan hukum berupa sanksi pidana sebagaimana diatur dengan Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan.

Sementara itu, beberapa pengguna jalan yg sempat diberhentikan oleh petugas Dishub & Kepolisian mengaku belum tahu jika sistem ganjil genap diberlakukan hari ini.

“Saya belum tahu. Tapi memang dengar ada ganjil-genap ini. Kaget saja diberhentikan petugas karena belum tahu ini (sistem ganjil genap) sudah resmi,” kata salah seorang pelanggar Fredi.

Dia juga mengaku belum tahu jalur mana saja yg menerapkam sistem ganjil genap di Jakarta.

Pengendara lain, Tegar, mengaku tidak tahu mengenai sistem ganjil genap ini. Ia juga tidak tahu pelat nomor kendaraan mana yg dianggap ganjil atau genap.

“Saya tidak tahu angka ganjil genapnya itu gimana, saya kira semua nomor akan dijumlahkan, ternyata tadi dibilang yg diambil angka terakhir saja,” kata Tegar.

(Prz – PT Kontak Perkasa Futures)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>