Jelang Libur Pajang, Wall Street Ditutup Naik Tipis | PT Kontak Perkasa Futures


Kontak perkasa – Bursa saham Amerika Serikat berakhir menguat tipis pada perdagangan Senin (10/4/2017) dengan sektor energi mengimbangi pelemahan sektor keuangan menjelang laporan keuangan perusahaan kuartalan akhir pekan ini.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat tipis 0,01% atau 1,92 poin ke level 20.658,02, sedangkan indeks Standard & Poor’s 500 ditutup menguat 0,07% atau 1,62 poin ke posisi 2.357,16.

Saat ini, investor siap untuk menghadapi laporan keuangan kuartalan, dengan pendapatan dari emiten indeks S&P 500 diperkirakan meningkat 10,1% dalam tiga bulan pertama tahun ini, menurut data Thomson Reuters.

Sektor energi menjadi pendorong utama indeks S&P dengan penguatan 0,8% menyusul kenaikan harga minyak.

“Kuncinya adalah stok minyak mengingat betapa fluktuatifnya minyak sejak pemilu,” kata Jake Dollarhide, CEO Longbow Asset Management, seperti dikutip Reuters.

Kamis akan menjadi hari perdagangan terakhir di Wall Street menjelang liburan Jumat Agung.

Ketegangan geopolitik juga membuat indeks berfluktuasi. Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson mengatakan pada hari Minggu bahwa serangan militer terhadap Suriah atas dugaan penggunaan senjata kimia adalah peringatan bagi negara-negara lain, termasuk Korea Utara, bahwa ini merupakan respons yang mungkin dilakukan terhadap kemungkinan ancaman.

Investor menahan posisi pada perdagangan kemarin di tengah berita akhir pekan yang berhubungan dengan Korea Utara.

“Ada banyak berita geopolitik yang dapat mendorong pasar jauh lebih rendah, dan saya pikir itu ini merupakan hal baik bahwa pasar telah bertahan selama ini,” kata Dollarhide.

Bursa Eropa

Sementara itu, bursa saham Eropa ditutup cenderung flat, dengan bursa saham Prancis turun setelah jajak pendapat terbaru menunjukkan popularitas kandidat Jean-Luc Melenchon meningkat..

Indeks Stoxx Europe 600 ditutup hanya turun 0,01 poin ke level 381,25, sedangkan indeks CAC 40 Prancis melemah 0,5% karena jajak pendapat menyulut kembali kekhawatiran atas pemilu Perancis atas kelas aset kurang dari dua minggu sebelum pemungutan suara.

Bursa Eropa Selatan, yang paling sensitif terhadap risiko politik, juga di bawah tekanan, dengan indeks IBEX 35 dan FTSE MIB turun lebih dari 0,5%.

Seperti dilansir Bloomberg, dukungan putaran pertama pada Melenchon naik 2 poin persentase menjadi 18%, menurut sebuah jajak pendapat harian yang dirilis Senin oleh Opinionway.

“Ketidakpastian politik dapat menahan perdagangan, tapi kita melihat lingkungan makro akhirnya lebih menonjol,” ungkap Richard Turnill, kepala strategi investasi global BlackRock Inc, seperti dikutip Bloomberg.

Di antara saham yang diperdagangkan, saham BHP naik 2,2% ke level tertinggi dalam pekan terakhir. Perusahaan pertambangan ini sedang ditargetkan untuk perbaikan oleh Elliott Manajemen Corp, yang mendesak untuk menyatukan struktur perusahaan, spin off lebih banyak asset, serta meningkatkan pengembalian modal. (sumber: bisnis.com)

Kontak perkasa

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>