Harga Emas Antam Turun Rp 5.000 per Gram


PT Kontak Perkasa Futures ?| Harga Emas Antam Turun Rp 5.000 per Gram

PT Kontak Perkasa Futures ?- Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun Rp 5.000 per gram menjadi Rp 602 ribu per gram pada perdagangan Rabu (31/8/2016). Pada perdagangan sehari sebelumnya, harga emas Antam berada di angka Rp 607 ribu per gram.

Begitu pula dengan harga buyback yang turun Rp 5.000 per gram menjadi Rp 552 ribu per gram dari sebelumnya di angka Rp 557 ribu per gram. Harga buyback ini artinya jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya di harga Rp 552 ribu per gram. Harga ini berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta.

Pembayaran buyback dengan volume di atas 1 kilogram (kg) akan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi dengan mengacu pada harga buyback hari transaksi.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram. Hingga pukul 08.05 WIB, sebagian besar ukuran emas masih tersedia. Hanya ukuran 10, 50, 100, 250 dan 500 gram yang tidak tersedia.

Sementara untuk harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram dipatok Rp 6.130.000 per gram atau Rp 613.000 per gram. Sedangkan emas bercorak batik dengan ukuran 20 gram senilai Rp 11.865.000 atau Rp 593.250 per gram.

Antam juga mengeluarkan emas edisi Idul Fitri. Untuk edisi ini, ukuran yang disediakan 1,2, dan 5 gram. Untuk ukuran 1 gram dijual Rp 677.000 per gram, 2 gram dijual Rp 1.239.000 atau Rp 619.500 per gram, dan ukuran 5 gram sebesar Rp 2.940.000 atau Rp 588.000 per gram.

Berikut daftar harga emas yang dijual Antam:

* Pecahan 1 gram Rp 602.000
* Pecahan 5 gram Rp 2.865.000
* Pecahan 10 gram Rp 5.680.000
* Pecahan 25 gram Rp 14.125.000
* Pecahan 50 gram Rp 28.200.000
* Pecahan 100 gram Rp 56.350.000
* Pecahan 250 gram Rp 140.750.000
* Pecahan 500 gram Rp 281.300.000.

PT Kontak Perkasa Futures | Kekhawatiran Kenaikan Bunga The Fed Tekan Harga Emas

PT Kontak Perkasa Futures? -Harga emas turun ke level terendah dalam dua bulan pada penutupan perdagangan Selasa (Rabu pagi waktu Jakarta). Pendorong penurunan harga emas adalah kekhawatiran akan kenaikan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed).

Mengutip Wall Street Journal, Rabu (31/8/2016), harga emas untuk pengiriman Desember ditutup turun 0,8 persen ke angka US$ 1.316,50 per troy ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange. Penutupan ini berada di level terendah sejak 23 Juni, sehari sebelum Brexit membuat harga emas melonjak.

Harga emas memang tertekan dalam beberapa pekan terakhir karena sentimen dari The Fed. Pada Jumat lalu Gubernur Bank Sentral AS Janet Yellen mengatakan bahwa ada kemungkinan bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga.

Pernyataan tersebut memperkuat sinyal yang sebelumnya telah dikeluarkan oleh Wakil Gubernur The Fed Stanley Fischer bahwa ada kemungkinan Bank Sentral AS akan menaikkan suku bunga pada September nanti.

Pernyataan-pernyataan tersebut memberikan tekanan kepada harga emas. Alasannya, dengan kenaikan suku bunga emas harus bersaing dengan instrumen investasi lain yang tak hanya memberikan keuntungan kenaikan harga saja tetapi juga memberikan bunga.

Ke depan, para analis memperkirakan bahwa harga emas akan bergerak menyesuaikan data-data ekonomi yang ada dan juga komentar atau sinyal yang dikeluarkan oleh para pejabat Bank Sentral AS.

“Setiap angka akan diteliti untuk menjadi petunjuk dalam melakukan aksi beli atau aksi jual. Angka-angka tersebut merupakan petunjuk apakah The Fed akan menahan atau menaikkan suku bunga,” jelas David Govett, kepala analis logam mulia di Marex Spectron.

Jika suku bunga mengalami kenaikan maka akan membebani emas karena logam mulia tersebut harus bersaing dengan aset-aset lain. ( RDI – PT Kontak Perkasa Futures )

No Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>