Jelang Eksekusi Mati Nusakambangan


PT KONTAK PERKASA FUTURES – Sebanyak 14 peti jenazah sudah tiba di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (28/7) pagi. Peti jenazah itu yg dibawa dengan dua rombongan mobil ambulans.

Seperti diberitakan Antara, rombongan pertama terdiri dari delapan unit mobil jenazah pada pukul 06.00 WIB. Rombongan kedua yg terdiri dari sembilan unit ambulans menyusul pukul 06.30 WIB.

nusakambangan pt kontak perkasa futures

PT Kontak Perkasa Futures – Total 17 unit ambulans itu membawa membawa 14 peti jenazah. 14 ambulans membawa peti jenaza sementara tiga sisanya untuk cadangan.

Ambulans-ambulans tersebut langsung diseberangkan ke Nusakambangan menggunakan kapal feri dari Dermaga Wijayapura.

Peti jenazah tersebut disiapkan untuk para 14 narapidana yg masuk dalam eksekusi mati. Sebanyak 14 narapidana tersebut saat ini sudah masuk ruang isolasi.

Sebelumnya Jaksa Agung M Prasetyo menyebut ada 16 nama yg disiapkan masuk dalam daftar eksekusi mati. Nama-nama tersebut akan ditelaah lagi soal dokumen & kesiapannya.

Prasetyo tak membantah saat ditanya pelaksaan eksekusi pada pekan ini. Ia berharap pelaksaan berjalan lancar karena persiapan sudah 100 persen.

Pulau Nusakambangan sudah disterilkan, notifikasi sudah dikirim ke kedutaan besar & keluarga, serta terpidana mati sudah masuk ruang isolasi.

Sebanyak 300 anggota Brigade Mobil (Brimob) Polri disiagakan di Pulau Nusakambangan & sekitarnya untuk mengamankan eksekusi terpidana mati. Polri belum mau membocorkan jadwal eksekusi mati.

Polisi menurut Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul, Brimob siap mengamankan jalannya ekeskusi meski malam ini digelar.

“Kami siaga saja. Masih menunggu perintah jaksa soal dilaksanakan malam ini atau kapan. Yg jelas sudah siap,” Kata Martin di Mabes Polri.

Personel Brimbon yg disiagakan terdiri dari regu pengamanan, regu tembak & regu pengawalan.

Khusus untuk regu tembak, kepolisian menyiapkan 162 orang penembak jitu. Satu Untuk satu napi disiapkan satu regu tembak yg terdiri dari 12 orang.

Diperkirakan ada 14 orang yg akan dieksekusi yg sudah ditempatkan di sel isolasi.

“Satu napi itu 12 eksekutor. Jadi untuk 14 org sekitar 162 orang. Pelaksanaan dipastikan malam hari tapi untuk waktu kita tunggu perintah jaksa,” kata Martin.

Sebelumnya, Jaksa Agung Muhammad Prasetyo menyebut asal negara beberapa terpidana mati yg akan dieksekusi pada tahap III. Para terpidana mati berasal dari lima negara yakni Indonesia, Zimbabwe, Nigeria, Pakistan, & India.

Berdasarkan informasi terdapat dua nama warga negara Zimbabwe yakni Ozias Sibanda & Fredderikk Luttar.

Sementara warga Nigeria ada lima nama yaitu Obina Nwajagu bin Emeuwa, Humprey Ejike alias Doctor, Michael Titus Igweh, Okonkwo Nongso Kingsley, & Eugene Ape.

Terdapat juga satu nama warga negara Nigeria dengan paspor Senegal yakni Seck Osmane.

Warga negara Pakistan ialah Zulfiqar Ali. Sedangkan warga negara India adalah Gurdip Singh.

Sementara warga negara Indonesia yg akan dieksekusi di antartanya adalah Freddy Budiman & Merri Utami.

(Prz – PT Kontak Perkasa Futures)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>