CIA Bongkar Metode Penyiksaan Saat Interogasi Tahanan


cia pt kontak perkasa futuresPT KONTAK PERKASA FUTURES – Badan intelijen Amerika Serikat kembali membongkar metode penyiksaan mereka dlm menginterogasi tahanan. Tindakan brutal CIA yg digunakan pasca tragedi 9/11 ini dikecam, bahkan oleh Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Metode penyiksaan diungkapkan CIA sebagai respons dari desakan lembaga sipil American Civil Liberties Union (ACLU) atas dasar Undang2x Kebebasan Informasi. Perkara penyiksaan CIA antara tahun 2001 & 2006 mengemuka setelah Senat AS mengajukan bukti2x penyiksaan fisik di masa perang melawan teroris pemerintahan George W. Bush. Dlm dokumen bertajuk “Deskripsi Tekanan Fisik” yg dirilis akhir pekan lalu di situs CIA, badan intelijen AS ini menjabarkan beberapa jenis penyiksaan, tidak hanya berdampak fisik namun juga bagi mental tahanan.
Berikut metode siksaan yg dijabarkan dlm dokumen panduan interogasi CIA:

Menarik perhatian
Dgn cepat & terkendali menarik tahanan dgn kedua tangan, di bagian kerah, ke arah penginterogasi.

Ditembokkan
Tahanan ditarik & didorong dgn keras ke arah tembok.

Memegang wajah
Satu telapak tangan diletakkan di wajah tahanan, jari dijauhkan dari mata. Tujuannya agar kepala tidak bisa bergerak.

Tamparan wajah
Tamparan dgn telapak tangan yg terbuka. Tamparan mengarah antara dagu & cuping telinga tahanan. Tujuan tamparan adalah untuk memberikan efek kejut, bukan sakit.

Kurungan sempit
Tahanan diletakkan di tempat sempit yg membatasi gerakan. Tempat itu sangat gelap. Untuk tempat yg sedikit lapang, tahanan dikurung 18 jam, sementara kurungan sempit selama 1 jam.

Bersandar pada tembok
Teknik ini untuk membuat tahanan lelah. Tahanan dipaksa berdiri dgn jarak sekitar 1,5 m dari tembok. Kakinya direntangkan sejajar bahu. Tangannya ke depan, jari-jari bersandar pada tembok untuk menahan beban tubuhnya. Tahanan dilarang mengganti posisi / menggerakkan tangan / kaki.

Posisi tertekan
Posisi ini bervariasi, fokusnya adalah untuk menciptakan ketidaknyamanan akibat beban berlebih terhadap otot. Salah satunya, tahanan diminta duduk di lantai, kakinya terentang ke depan, & tangan terangkat ke atas selama berjam2x.

Kurang tidur
Metode ini memaksa tahanan tetap terjaga agar kelelahan & mau bekerja sama. Efeknya terlihat setelah tahanan dipaksa tidak tidur selama 2 hari.

Papan air
Tahanan diminta berbaring di papan yg miring. Kain diletakkan di wajah mereka, menutupi mulut & hidung, lalu air dituang di atasnya untuk menciptakan efek tenggelam selama 20-40 detik sebelum bisa bernafas. Setelah bernafas 3-4 kali prosesnya diulangi lagi.

Dipakai popok
Tahanan dipakaikan popok untuk mempermalukannya. Selain itu, popok dipakai saat tahanan dimasukkan ke dalam kurungan sempit agar kotoran tidak menimbulkan penyakit atau mengenai luka yang terbuka.

Serangga
Metode ini digunakan bagi tahanan yg fobia serangga. tahanan diancam akan dimasukkan ke dalam kotak sempit yg berisi serangga yg bisa menyengat agar mau bicara. Serangga yg digunakan biasanya tidak berbahaya.

Dikubur
tahanan dimasukkan ke dlm peti mati. Peti itu memiliki lubang angin tersembunyi agar orang di dalamnya tidak kehabisan udara. Sebelumnya, tahanan dibawa ke sebuah tempat & diperdengarkan suara orang menggali. Ada lubang di tangah dan peti dimasukkan ke dlmnya, lalu dikubur dgn tanah. Cara ini digunakan untuk memicu rasa takut & memaksa tahanan bicara.

Metode penyiksaan di atas hny sebagian dari yg dipraktikkan oleh CIA. Metode lainnya adalah dimandikan dgn air dingin, diberi makan lewat anus, atau ditelanjangi & dipaksa berdiri berjam-jam. Salah satu korban tewas dlm interogasi CIA adalah Gul Rahman, terduga teroris di di Afganistan pada 2002. Namanya dirahasiakan selama 7 thn oleh pemerintah AS. Rahman diduga tewas setelah diikat dgn rantai dlm keadaan setengah telanjang, hanya memakai popok, di udara yg hampir mencapai titik beku. (Prz)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>