Brexit Tak Ganggu Hubungan Dagang Indonesia-Inggris


PT Kontak Perkasa Futures | Brexit Tak Ganggu Hubungan Dagang Indonesia-Inggris

PT Kontak Perkasa Futures – Minat investasi para investor Inggris terhadap Indonesia diklaim belum mengalami perubahan pasca Inggris melakukan referendum untuk keluar dari keanggotaan Uni Eropa (Brexit).

Utusan Dagang Perdana Menteri Inggris untuk Indonesia Richard Graham mengatakan, komitmen para pengusaha negeri Ratu Elizabeth untuk menanam modal di Tanah Air tidak terpengaruh dengan keputusan referendum.

“Kami yakinkan tidak ada perubahan komitmen sama sekali, minat berinvestasi para pengusaha masih sangat tinggi di Indonesia,” ujar Richard, kemarin.

Richard mengatakan dalam kunjungan bilateralnya ke Uni Eropa April lalu, Presiden Joko Widodo sempat membuat kesepakatan bisnis US$21 miliar dengan para pengusaha Uni Eropa. Dari total US$21 miliar tersebut, sebanyak US$19 miliar berasal dari investor Inggris salah satunya merupakan perusahaan minyak dunia asal Inggris yaitu BP.

“BP sudah berkomitmen untuk investasi miliaran dolar di Tangguh Train 3 kemarin, investasi itu pasti akan banyak menyerap tenaga kerja,” jelasnya.

Richard mengatakan keluarnya Inggris dari Uni Eropa menjadi momentum bagi Inggris untuk fokus mencari dan mengembangkan target pasar baru. Dalam hal tersebut, Indonesia dinilai menjadi salah satu negara tujuan investasi yang menguntungkan. Adapun sektor yang menjadi sasaran para investor Inggris yakni sektor maritim, energi bersih, kesehatan, infrastruktur hingga sektor industri kreatif.

“Saya akan menindaklanjuti sejumlah proyek antara Indonesia dan Inggris yang diumumkan Presiden Jokowi saat ke Inggris lalu dan mengidentifikasi area-area kerjasama baru yang menguntungkan kedua negara,” jelas Richard.

Menanggapi hal tersebut Wakil Ketua Umum Hubungan Internasional Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Shinta Kamdani memandang referendum Brexit tidak akan membawa pengaruh yang signifikan terhadap Indonesia. Pasalnya hubungan dagang yang selama ini terjalin antara dua negara relatif seimbang.

“Mungkin yang saya lihat pasti akan ada perubahan prioritas serta mereka mencoba menjajaki lebih banyak pasar. Indonesia sebagai salah satu pasar terbesar di Asean pasti akan masuk prioritas. Jadi kami optimistis Brexit ini tidak akan membawa dampak negatif,” jelas Shinta

PT Kontak Perkasa Futures ?| Baca juga ” IHSG Diprediksi Bergerak Bervariasi Hari Ini “

PT Kontak Perkasa Futures – Kenaikan tingkat suku bunga di AS diprediksi masih terus membayangi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Rabu (31/8), di mana IHSG diprediksi bergerak bervariasi.

David Sutyanto, Kepala Riset First Asia Capital menyatakan, pergerakan bursa saham bergerak bervariasi tadi malam. Ia merinci indeks saham Eurostoxx di kawasan Uni Eropa berhasil menguat 1 persen di 3.030,75. Sementara, di Wall Street indeks DJIA dan S&P masing-masing terkoreksi 0,26 persen dan 0,20 persen di 1.8454,30 dan 2.176,12, terutama dipicu koreksi saham sektor utilitas.

Adapun, harga komoditas minyak mentah tadi malam terkoreksi 1,3 persen di US$46,35 per barel menyusul penguatan dolar Amerika Serikat (AS).

“Pasar AS tengah menanti data tenaga kerja Agustus yang akan keluar akhir pekan ini di tengah meningkatnya kemungkinan kenaikan bunga Fed Fund Rate (FFR) dalam pertemuan The Fed September,” terang David dalam risetnya, Rabu (31/8).

Untuk perdagangan saham dalam negeri sendiri, IHSG masih terus melemah ke level 5.362 atau terkoreksi 8,44 poin (0,2 persen). David menjelaskan, tekanan jual masih mendominasi perdagangan saham kemarin, terutama untuk sektor semen, properti, dan konsumsi.

Namun, tekanan jual mulai berkurang pada akhir sesi sehingga menandai kekhawatiran kenaikan tingkat bunga AS mulai redah dan sebaliknya pelaku pasar mulai melihat prospek perkembangan ekonomi AS yang lebih baik akan berdampak pada pemulihan perekonomian global.

“Perdagangan kemarin diwarnai aksi jual asing hingga mencapai Rp766,27 miliar,” jelas David.

David pun memprediksi IHSG memiliki potensi untuk bangkit dengan support 5.330 dan resisten 5.410. Namun, resiko kenaikan tingkat bunga di AS akan berimbas pada pergerakan rupiah Dollar AS dan pelemahan harga komoditas. Dengan begitu, laju IHSG hari ini juga akan bergerak bervariasi.

Di sisi lain, Kepala Riset NH Korindo Securities Reza Priyambada memprediksi IHSG cenderung melemah terbatas. Dengan kecenderungan tersebut, ia berharap adanya peluang untuk pembalikan arah.

“Jumlah dana asing yang keluar pada perdagangan kemarin membuat pelemahan IHSG perlu diwaspadai jika pada perdagangan hari ini masih berlanjut,” kata Reza dalam risetnya.

Ia memprediksi IHSG bergerak dalam rentang support 5.312-5.339 dan resisten 5.391-5.416. Menurutnya, IHSG bersiap menguji support kuat pada area 5.320. Namun, apabila gagal bertahan pada area tersebut, IHSG mempunyai kecenderungan untuk kembali menguji level psikologis pada area 5.200. ( RDI – PT Kontak Perkasa Futures )

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>