PT KONTAK PERKASA | Analisa market pada minggu pertama bulan oktober


Kontak perkasa – Berikut adalah beberapa analisa merket minggu ini:

1. ECB kemungkinan longgarkan program pembelian obligasi
Sebuah laporan Bloomberg Selasa mengatakan Bank Sentral Eropa mencapai konsensus informal untuk secara bertahap mengurangi pembelian obligasi sebelum hasil akhirnya ?80 miliar ($90 miliar) program pembelian obligasi bulanan pada bulan Maret. Menurut laporan itu, ECB dapat melakukannya dengan jumlah ?10 miliar ($11,2 miliar) sebulan, mengutip sumber tanpa nama.

ECB kemudian membantah dewan pemerintahan telah membahas perihal tersebut.

Euro menguat 0,15% ke $1,1220, memperpanjang lompatan dari hari sebelumnya ketika bergerak secara luas dalam spekulasi kebijakan moneter ECB.

2. Sterling jatuh di bawah $1,27 untuk pertama kalinya dalam 31 tahun
Pound Inggris merosot ke level terendah sejak tahun 1985 terhadap dolar, dengan kekhawatiran ‘kuat’ Brexit yang juga mendorong mata uang itu berada di jurang terendah lima tahun terhadap euro yang secara luas menguat.

GBP/USD jatuh ke 1,2686 pada satu titik, sebelum pulih ke 1,2717, mendatar pada hari itu. Terhadap euro, sterling jatuh ke 0,8843, level yang tidak terlihat sejak Agustus 2011. Harga (EUR/GBP) terakhir berada di 0,8825.

Pound tumbang 2% sepanjang minggu ini terhadap rival utamanya di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa pemisahan Inggris dari Uni Eropa bisa menjadi kendala dan memiliki konsekuensi perekonomian yang serius.

3. Saham global berjatuhan, pembicaraan pelonggaran ECB; data AS dalam fokus
Indeks saham berjangka AS mengarah sedikit lebih rendah saat pembukaan pada Rabu sore, karena pelaku pasar melihat ke depan untuk lebih banyak data ekonomi AS untuk petunjuk pada kemungkinan kenaikan suku bunga Desember.

AS akan merilis laporan pekerjaan ADP bulan September pukul 19.15 WIB. Pada pukul 21.00 WIB, Institute of Supply Management AS akan mempublikasikan indeks aktivitas non-manufaktur bulan September.

Sementara itu, saham-saham Eropa dan Inggris memerah secara luas dalam perdagangan sore ini, karena pasar terguncang oleh laporan media yang lesu tentang penarikan kemungkinan program pembelian obligasi Bank Sentral Eropa dan investor khawatir tentang Inggris keluar dari Uni Eropa.

Sebelumnya, saham-saham Asia berakhir dengan sebagian besar lebih rendah, setelah laporan menyebutkan para pembuat kebijakan di Eropa sedang memantau pelonggaran pembelian aset dan investor mencerna komentar hawkish dari pejabat Federal Reserve.

4. Minyak reli ke tertinggi 4 bulan jelang data persediaan AS
Harga minyak reli ke level tertinggi sejak bulan Juni pada hari Rabu, dengan pelaku pasar menunggu informasi mingguan baru tentang stok minyak mentah AS dan produk olahannya.

Badan Administrasi Informasi Energi AS akan merilis laporan mingguan persediaan minyak pukul 21.30 WIB, Rabu, di tengah ekspektasi analis untuk peningkatan 2,56 juta barel.

Setelah pasar ditutup Selasa kemarin, American Petroleum Institute mengatakan bahwa persediaan minyak AS mengejutkan turun 7,6 juta barel dalam pekan yang berakhir 30 September.

Minyak mentah AS melonjak 80 sen, atau 1,6%, ke $49,50 per barel, sementara Brent reli 85 sen, atau 1,65%, ke $51,72 per barel.

5. Emas memantul naik dari level terendah 3-1/2 bulan
Harga emas beranjak menguat, Rabu, memantul dari level terendah tiga setengah bulan akibat dolar AS yang mundur dari tertinggi dua bulan dan saham global juga jatuh.

Emas di divisi Comex Bursa Perdagangan New York naik $6,15, atau 0,5%, menjadi $1,275.85 per troy ounce. Kontrak tersebut jatuh ke $1,268.60 sebelumnya, tingkat yang tidak terlihat sejak 24 Juni. Pada hari Selasa, harga jatuh $43,00, atau 3,28%, persentase penurunan terbesar satu hari sejak September 2013.

(Source: investing.com)

No Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>